KUNINGAN – FAKTALIPUTAN6.COM
Aliansi Wartawan Indonesia (AWI) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kabupaten Kuningan menyatakan sikap tegas atas rencana eksploitasi panas bumi (geotermal) di kawasan Gunung Ciremai. AWI DPC Kuningan menegaskan, klaim energi terbarukan yang ramah lingkungan tidak boleh menjadi tameng untuk menutupi risiko nyata yang mengintai keselamatan warga dan kelestarian alam di kaki gunung tersebut.(5/9/2026)
Ketua AWI DPC Kuningan menyebut Gunung Ciremai sebagai menara air alami sekaligus benteng konservasi vital bagi Kabupaten Kuningan dan daerah sekitarnya. Aset yang tidak bisa dipertaruhkan demi kepentingan ekonomi jangka pendek. Eksploitasi berskala besar di kawasan ini, menurutnya, membawa ancaman yang tidak main-main.
TIGA ANCAMAN YANG MENGINTAI
Krisis Air Bersih. Proses eksplorasi dan operasi geotermal menyedot pasokan air dalam jumlah besar, sekaligus membawa risiko pencemaran air tanah dan mata air warga akibat migrasi fluida kimia dari perut bumi.
Deforestasi Kawasan Konservasi. Pembukaan jalan akses dan jalur pipa berpotensi merobek kawasan hutan pembatas konservasi serta mengganggu keanekaragaman hayati yang selama ini terjaga.
Getaran dan Gempa Induksi. Pengeboran dalam serta re-injeksi fluida bertekanan tinggi berisiko memicu seismisitas induksi getaran atau gempa lokal di area yang secara geologis sudah aktif.
DESAKAN TRANSPARANSI
AWI DPC Kuningan mendesak seluruh pemangku kepentingan untuk membuka dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) secara utuh kepada publik, bukan sekadar formalitas administratif. Masyarakat berhak tahu dan berhak dilibatkan secara aktif dalam setiap tahapan pengambilan keputusan.
“Kami tidak antipembangunan, tetapi pembangunan di kawasan rentan seperti Gunung Ciremai harus mengedepankan prinsip kehati-hatian (precautionary principle) guna memastikan keamanan, keselamatan, dan kelestarian alam. Jangan sampai iming-iming ekonomi mengorbankan keamanan, kelestarian alam, keselamatan lingkungan hidup, serta sumber daya air warga Kuningan untuk jangka panjang,” tegas Ketua AWI DPC Kuningan.
AWI KAWAL TERUS, AJAK SEMUA ELEMEN BERSIKAP KRITIS
Sebagai bentuk tanggung jawab moral dan fungsi kontrol sosial media massa, AWI DPC Kuningan berkomitmen mengawal isu ini tanpa kompromi. Akademisi, aktivis lingkungan, dan seluruh elemen masyarakat diimbau untuk bersama-sama bersikap kritis mengawasi setiap tahapan aktivitas eksploitasi di kawasan Gunung Ciremai demi keselamatan bersama, hari ini dan generasi mendatang.
(red)
